Senin, 14 September 2015

“seorang penakut akan mati sebelum waktu kematiannya”

Kucing Penakut
“seorang penakut akan mati sebelum waktu kematiannya”
            Disebuah rumah hidupah keluarga yang sangat bahagia dengan seekor kucing kampung yang cantik dan sangat disayangi semua anggota keluarga. Kucing ini sangat pemberani sehingga tak ada seekor tikuspun yang berani mendekati rumah itu. Bahkan kucing itu pernah membunuh ular yang nekat memasuiki rumah majikannya, hal ini membuatnya semakin disayang.
            Pada suatu hari saat pesta ulang tahun anak majikannya, kucing ini melakukan kesalahan yang tidak disengajanya. Ketika semua makanan sudah tersaji di atas meja besar dan  majikannya sibuk menyambut para tamu, seekor tikus mengendap-endap  mendekati mendekati meja yang penuh makanan. “setelah sekian lama aku menahan diri untuk memasuki rumah ini, akhirnya kesepatan ini tiba. Persetan  dengan kucing bodoh itu, aku lapar dan  sudah bosan dengan makanan sampah” bisik tikus dalam hati.
Kucing yang tengah asik memperhatikan sekitar dari atas lemari tidak jauh meja besar yang penuh makanan itu mencium bau tikus. “berani-beraninya tikus memasuki wilayah kekuasaanku”gumam kucing marah. Dengan sigap kucing melompat menangkap tikus nakal yang sudah di bawah  meja. Namun malang nasib kucing, kuku runcingnya tersangkut dialas meja besar penuh makanan sehingga semua makanan yang sudah tersaji berhamburan jatuh.
Tikus kaget dan lari ketakutan keluar rumah sedangkan kucing tertunduk dengan penuh penyesalan. Melihat kejadian itu sang majikan murka, Sebab dia kira kucing tak tau diri itu bermain dan ceroboh, Majikannya mencaci bahkan menendang kucing. Kucing tak berkutik, dia hanya diam dan pergi ke sudut ruang, bersembunyi di bawah lemari.
      Keesokan harinya, marah majikannya pun redah dan mencari-cari kucing kesayangannya itu. Haripun berganti namun sang kucing tak memberanikan diri untuk keluar dari persembunyiannya. Majikan mencari kucing kesayangannya dengan cemas. Namun kucing tak percaya diri dan terus menyesali bahkan mengutuki dirinya. Padahal majikan sudah memaafkan kesalahan kucing.
            Hari ketiga setelah peristiwa itu, sang kucing sangat kelaparan dan kehausan dan dia keluar mencari sisa-sisa makanan ketika majikannya tak dirumah namun tak ada yang dia dapat. Kucing kembali ketempat persembunyian dengan tubuh lemah.  Namun dia tetap tak ingin tuannya melihat dirinya karena dia mengiri tuannya masih memarahi dirinya. Terfikir olehnya untuk meninggalkan rumah itu namun dia sangat mencintai keluarga itu. Setidaknya dengan bersembunyi seperti itu dia bisa melihat majikan yang dia cintai.
            Seminggu kemudian, majikan mencium bau yang sangat tajam dari bawah lemari dari sudut ruangan. Ternyata itu adalah bau bangkai kucing kesayangannya yang mati karena kelaparan.

            Seorang penakut akan mati sebelum waktu kematianya datang. Seorang penakut berfikir hal-hal buruk yang belum tentu terjadi. Semua yang terjadi adalah takdirNya, maka tugas kita hanya memperbaiki diri bukan untuk menyesali apa yang telah terjadi. Keluarlah dari persembunyian dan hal buruk yang kau fikirkan tak kan terjadi. Hidupmu terlalu indah untuk disia-siakan. Jangan lebay dalam menghadapi masalah, setiap orang punya masalah sesuai dengan kadar keimannya dan tak ada standar berat atau ringannya suatu masalah.