Kucing
Penakut
“seorang penakut akan mati sebelum waktu kematiannya”
Disebuah rumah hidupah
keluarga yang sangat bahagia dengan seekor kucing kampung yang cantik dan
sangat disayangi semua anggota keluarga. Kucing ini sangat pemberani sehingga
tak ada seekor tikuspun yang berani mendekati rumah itu. Bahkan kucing itu
pernah membunuh ular yang nekat memasuiki rumah majikannya, hal ini membuatnya
semakin disayang.
Pada suatu hari saat
pesta ulang tahun anak majikannya, kucing ini melakukan kesalahan yang tidak
disengajanya. Ketika semua makanan sudah tersaji di atas meja besar dan majikannya sibuk menyambut para tamu, seekor
tikus mengendap-endap mendekati
mendekati meja yang penuh makanan. “setelah sekian lama aku menahan diri untuk
memasuki rumah ini, akhirnya kesepatan ini tiba. Persetan dengan kucing bodoh itu, aku lapar dan sudah bosan dengan makanan sampah” bisik
tikus dalam hati.
Kucing yang tengah asik memperhatikan sekitar
dari atas lemari tidak jauh meja besar yang penuh makanan itu mencium bau
tikus. “berani-beraninya tikus memasuki wilayah kekuasaanku”gumam kucing marah.
Dengan sigap kucing melompat menangkap tikus nakal yang sudah di bawah meja. Namun malang nasib kucing, kuku
runcingnya tersangkut dialas meja besar penuh makanan sehingga semua makanan
yang sudah tersaji berhamburan jatuh.
Tikus kaget dan lari ketakutan keluar rumah
sedangkan kucing tertunduk dengan penuh penyesalan. Melihat kejadian itu sang
majikan murka, Sebab dia kira kucing tak tau diri itu bermain dan ceroboh, Majikannya mencaci bahkan menendang kucing. Kucing tak berkutik, dia hanya diam dan pergi
ke sudut ruang, bersembunyi di bawah lemari.
Keesokan harinya, marah majikannya pun redah dan mencari-cari kucing kesayangannya itu. Haripun berganti
namun sang kucing tak memberanikan diri untuk keluar dari persembunyiannya. Majikan
mencari kucing kesayangannya dengan cemas. Namun kucing tak percaya diri dan
terus menyesali bahkan mengutuki dirinya. Padahal majikan sudah memaafkan
kesalahan kucing.
Hari ketiga setelah peristiwa itu, sang kucing sangat kelaparan dan kehausan dan dia keluar mencari sisa-sisa makanan ketika majikannya tak dirumah namun tak ada yang dia dapat. Kucing kembali ketempat persembunyian dengan tubuh lemah. Namun dia
tetap tak ingin tuannya melihat dirinya karena dia mengiri tuannya masih
memarahi dirinya. Terfikir olehnya untuk meninggalkan rumah itu namun dia
sangat mencintai keluarga itu. Setidaknya dengan bersembunyi seperti itu dia
bisa melihat majikan yang dia cintai.
Seminggu kemudian,
majikan mencium bau yang sangat tajam dari bawah lemari dari sudut ruangan. Ternyata
itu adalah bau bangkai kucing kesayangannya yang mati karena kelaparan.
Seorang penakut akan
mati sebelum waktu kematianya datang. Seorang penakut berfikir hal-hal buruk yang belum tentu terjadi. Semua yang terjadi adalah takdirNya, maka tugas kita hanya memperbaiki diri bukan untuk menyesali apa yang telah terjadi. Keluarlah dari persembunyian dan hal buruk yang kau fikirkan tak kan terjadi. Hidupmu terlalu indah untuk disia-siakan. Jangan lebay dalam menghadapi masalah, setiap orang punya masalah sesuai dengan kadar keimannya dan tak ada standar berat atau ringannya suatu masalah.
