Ketika itu, tak ada lagi tempat bersandar..
Di ujung lelah dan putus asa pun mulai menyapa.
Hidup seolah hanya derita,,
Maksiat-maksiat berbuah dosa yang begitu menyiksa..
Aku tak lagi mampu berjalan, hampir saja aku akhiri semuanya dengan caraku dan aku ingin berpaling.
Namun..
aku tak mampu, sebab kemanapun wajah aku palingkan yang ada hanya nikmatNya yang harus kusyukuri,
ku pejamkan mataku,,
yang terbayang hanya Dia yang memanggilku untuk kembali
"wahai jiwa-jiwa yang tenang!, kembalilah pada tuhanmu dengan hati yang Ridho dan di Ridhoi (Al-Fajr 27-27)".
Aku tersadar dan aku kembali berjalan menuju Nya meski dengan diri yang hina penuh noda-noda dosa yang tak terkira.
hingga akhirnya Dia mengirim sosok "Bidadari" untuk membantu perjalanan ini..
Disisa-sisa kekuatan, ku ceritakan semua padanya,,
dengan tenang dia merangkul dan mengatakan "bersabarlah, kamu tidak sendiri, ada Allah dan aku yang akan membantumu".
Seolah ada secerca cahaya ditengan kelamnya kehidupanku..
1 hal yang masih ku ingat sampai sekarang dan selalu memberi energi lebih,, yaitu tulisanmu disalah satu media sosial waktu itu.. aku tidak tau tulisan itu ditujukan untuk siapa, tapi aku rasa itu uktkku,
" Bersyukurlah addikku,
saat Allah berikan masalah, tapi akal dan imanmu masih bisa mencari jalan keluarnya.
bayangkan berapa orang diluar sana yang putus asa karena akal dan imannya tidak lagi bekerja saat masalah menghadapinya.
jangan sia-siakan semua bantuan Allah, dengan keputus asaanmu.
karena tidak ada dosa yang lebih besar dari ketidak inginan untuk segera memperbaiki diri..
I Love You Because Allah.. forever. "
masih utuh pesan itu ku ingat..
Terimakasih untuk semua pengorbananmu untuk membantuku..
Waktu, tenanga bahkan materi yang tersita untukku,,
aku tak mampu membalasnya,,
Tapi aku yakin Allah membalas dengan sejuta kebaikan untukmu..
#sepenggal memori
Tidak ada komentar:
Posting Komentar