Selasa, 26 April 2016

Kau Sahabatku

Teruntuk kau sahabat yang sudah membersamai perjalanan ini lebih dari 4 tahun.
Tak jarang kekakuan menjadi ungkapan cinta antara kita.  Seperti saat ini, aku merasa sangat kehilangan namun aku tak ingin kau tau.. Namun hatiku tak kuasa menahan hingga aku putuskan menulis disini.. Semoga saja kau tak membacanya, sebab aku malu dan mungkin juga kau akan kikuk setelah membacanya..
****
Aku tak ingat bagaimana awal dari perjumpaan kita,
Namun setelahnya ada sejuta cerita yang menjadi kenangan indah kebersamaan kita.
Allah mentakdirkan kita untuk bersama, mulai dari dosen Penasehat Akademis yang sama, satu kelas, sama-sama hijrah bahkan diawal-awal kita dalam satu lingkaran cinta. Mungkin ketika kau tak ada orang yang pertama ditanyai adalah aku dan begitu juga sebaliknya bahkan hingga kita ditakdirkan untuk tinggal satu atap..

Jiwa kita begitu dekat namun ego kita tak jarang membuat kita salah faham.
Meski begitu kau tetaplah special dihatiku sahabat.
membersamai dijalan panjang nan penuh onak duri yang bernama 'Dakwah' ini..
Tak jarang disana hanya ada kau dan aku yang seiya sekata dalam perjalanan ini..
Kau selalu ada ketika aku butuh, namuan aku sering kali mengacuhkanmu, sebab aku belum mampu memahamimu sepenuhnya.
Semua hal kita lakukan bersama,
Bahagia bersama, repot-repot ngerjain pratikum dengan amanah dakwah yang bejibun dan tugaspun menumpuk, 'gila-gilaan' menghilangkan lelah atau 'gila-gilaan' ditengah hutan sebulan bersamamu dengan segala keterbatasan dan tantangan dilingkungan yang sama sekali tidak kita kenal.
ah sahabat begitu banyak hal indah yang ingin selalu dikenang dan tak mampu tertuang.

kau dengan segala keunikanmu yang terkadang over unik :D..
maaf jika aku serinng membuatmum kecewa.

****
Ntah mengapa ada ruang kosong dihati setelah kepergianmu. meski sementara namun aku merasa sedih yang mendalam.. Kau pergi dengan kemenangan namun aku masih disini masih terpuruk. terkadang aku membencimu, kenapa kau tak pedulikan aku,, namun sekali lagi aku berfikir... kau telah banyak membantu dengan caramu hanya saja aku yang tak peka.

sekali lagi kekakuan mengungkapkan cinta membuat kita terasa jauh akhir-akhir ini..
Ikatan ukhuwah diantara kita yang tak mampu diganti dengan apapun.
bagaimanapu aku mencintaimua karena Allah Ukhtiku, Sahabatku..

****
aku selalu iri dengan kau yang mempunyai jutaan semangat dan keberanian..
Semoga namaku masih ada dalam doa-doa terbaikmu. meski raga tak lagi bersama namun iman kita terlah terikatan dalam ukhuwah karenanya.. semoga Kau dan Aku bersama hingga JannahNya..

Jazakillah untuk semua hal..
Aku belajar banyak hal darimu..

maafkan aku yang kaku tak punya keberanian mengungkapkan semuanya padamu.
aku hanya mampu menuliskannya disini..
dan akupun berharap semoga kau takkan pernah menemukan tulisana ini..

meski aku tak mampu romantis untukmu,
tapi ntah mengapa kali ini banyak air mata dalam membuat tulisan ini.
aku Rinduu masa-masa indah bersamamu.
Mengejar mimpi, mengokohkan iman dan merajut ukhuwah bersamamu..
smga Allah mudahkan setiap langkahmu dalam meraih segala mimpi2mu yang telah tertata rapi

ukhti terbaikku.
#A_A_N <3

Tidak ada komentar:

Posting Komentar